Cara Flash Lenovo A1000 Terpercaya Wajib Diketahui!

Bagikan artikel ini
Flash Lenovo a1000
Flash Lenovo a1000

Secara umum flash Lenovo A1000 hampir sama dengan cara flash HP jenis dan merek lainnya. Begitupun dengan fungsi flash yang sama-sama digunakan untuk mengatasi masalah error pada ponsel.

Permasalahan yang dapat diatasi dengan cara ini antara lain bootloop, lupa pola, app forced cloced, hang, blank, bahkan mati total. Setelah dilakukan flashing, ponsel akan memiliki performa yang bagus seperti saat Anda pertama kali membelinya. Karena itu, simak cara lengkapnya berikut ini yang sudah Kitapedia sediakan.

Cara Flash Lenovo Tipe A1000

SPD Research Download Tool
Flash Lenovo A1000: SPD Research Download Tool

Flash Lenovo A1000 Menggunakan Research Download Tool

Sebelum melakukan flash, hal penting yang harus Anda lakukan terlebih dahulu adalah melakukan backup data. Sebab setelah flash selesai nantinya seluruh data yang tersimpan pada ponsel Anda akan hilang lantaran ponsel disetel ulang ke pengaturan pabrik.

Namun jika dirasa data-data yang tersimpan pada ponsel tidak terlalu penting, tidak masalah jika tidak melakukan backup data. Langsung saja persiapkan alat-alat yang dibutuhkan dan melakukan flash dengan langkah yang tepat.

Alat-alat yang perlu dipersiapkan:

  • Laptop atau PC dengan OS Windows
  • Firmware Lenowo A1000
  • Reseacrch Download Tool
  • USB Driver Spreadtrum
  • Kabel data bawaan Lenovo A1000 (jika memungkinkan)

Berikut adalah langkah-langkah flash Lenovo A1000, yaitu:

  • Ekstrak semua file yang sudah Anda download.
  • Install aplikasi USB Diver Spreadtrum terlebih dahulu agar perangkat dapat terdeteksi di Flashtool.
  • Selanjutnya buka folder SPD Upgrade Tool dan pilih “UpgradeDownload.exe”.
  • Jalankan file tersebut sebagai administrator dengan cara klik kanan dan pilih opsi “Run as Administrator”.
  • Setelah itu layar akan menampilkan halaman dari Upgrade Download, silakan klik opsi “Load Packet” yang digambarkan dengan ikon bergerigi seperti ikon Pengaturan pada ponsel.
  • Setelahnya akan muncul sebuah pop-up, cari file yang berformat .pac dalam folder Firmware yang sudah diekstrak.
  • Kemudian arahkan kursor ke menu “Settings” yang digambarkan dengan ikon gear ganda.
  • Pilih opsi “Select all files” dan biarkan pengaturannya tetap apa adanya (default).
  • Sampai dengan langkah ini, silakan matikan ponsel dan lepas baterainya.
  • Sekarang beralih ke laptop atau PC dengan masih tetap di halaman Upgrade Download, silakan klik menu “Start Downloading” yang digambarkan dengan anak panah.
  • Pasang baterai kembali ke ponsel kemudian sambungkan ke laptop/PC menggunakan kabel data. Pada langkah ini ponsel tetap dalam keadaan mati.
  • Tekan tombol “Volume up” pada ponsel selama beberapa saat dan lepaskan ketika sudah muncul tulisan “Downloading…” di kolom progress.
  • Setelah itu proses flashing akan berjalan secara otomatis dan tunggu sampai selesai.
  • Proses flashing telah selesai jika kolom Progress sudah memberikan status “Passed”.
SPD Upgrade Download Tool
Flash Lenovo A1000: SPD Upgrade Download Tool

Flash Lenovo A1000 Menggunakan SPD Upgrade Tool

Sebelum menuju ke langkah-langkah flash Lenovo tipe A1000 menggunakan SPD Upgrade Tool, terdapat beberapa alat pendukung yang perlu Anda siapkan. Alat-alat tersebut antara lain:

  • Laptop atau PC dengan kondisi baik
  • Kabel data
  • Download USB Driver Spreadtrum
  • Download Research Download
  • Download SPD Upgrade Tool

Setelah alat-alat di atas siap, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Ekstrak semua file yang sudah Anda download.
  • Install DPInst dengan cara buka folder “Spreadtrum Driver” kemudian “SciU2S”.
  • Selanjutnya buka folder “SPD Upgrade Tool vR2.9.9015”.
  • Lalu jalankan tool “Upgrade Download” sebagai administrator dengan cara klik kanan file dan pilih opsi “Run as Administrator”.
  • Selanjutnya arahkan file Firmware ke Lenovo A1000 milik Anda.
  • Klik opsi “Load Packet” yang disimbolkan dengan ikon gear di bagian kiri atas halaman Upgrade Download.
  • Kemudian cari file pac firmware yang terletak di luar folder dengan nama A1000_USR_S29576_1510212227.
  • Selanjutnya masuk ke menu “Settings” kemudian pilih “Select All Files” tetapi biarkan kolom default tercentang.
  • Matikan ponsel Lenovo A1000 milik Anda lalu pasangkan kabel data untuk menghubungkannya ke laptop atau PC yang dipakai.
  • Jika ponsel sudah terdeteksi oleh laptop atau PC, silakan klik tombol “Start downloading”.
  • Setelah itu tekan tombol “Volume atas” pada ponsel untuk memulai proses flashing.
  • Tool Upgrade Download akan memulai flash dan membutuhkan waktu kurang lebih 15 – 25 menit.
  • Jika sudah muncul notifikasi “Passed” atau “Finish” berarti proses flashing sudah selesai dan Anda bisa menghidupkan ponsel Lenovo A1000 kembali.

Sebagai informasi jika tidak ada respon dari ponsel maupun PC setelah tombol Start Downloading diklik, kemungkinan masalah yang terjadi berada di koneksi antara ponsel dengan laptop atau PC yang digunakan.

Untuk itu Anda perlu mengecek sambungan USB yang digunakan atau ganti dengan kabel USB yang masih dalam keadaan baik. Jika memungkinkan ulangi langkah flashing dari awal dengan lebih teliti.

Fungsi dan Manfaat Dari Firmware

Pada langkah-langkah untuk melakukan flash Lenovo Tipe A1000 di atas, kata Firmware seringkali disebutkan. Namun apakah Anda tahu apa itu Firmware dan apa saja kegunaannya? Firmware adalah sebuah sistem operasi atau operating system (OS) yang berjalan pada perangkat ponsel.

Firmware bisa dikatakan seperti Windows yang merupakan sistem operasi pada perangkat laptop atau komputer. Tanpa adanya firmware, ponsel tidak akan berjalan sesuai fungsi yang diharapkan.

Oleh karena itu, jika kerusakan terjadi pada firmware tentu saja ponsel dengan firmware tersebut juga akan mengalami gangguan. Untuk mengatasi masalah ini, langkah yang bisa dilakukan adalah install ulang firmware atau melakukan flash.

Install ulang firmware ternyata dapat dilakukan untuk mengatasi banyak permasalahan yang terjadi pada ponsel. Masalah-masalah yang dapat diatasi dengan install ulang firmware antara lain:

  • Upgrade dan downgrade versi Android pada ponsel
  • Unbrick, unroot, dan unlock FRP
  • Pattern lock (lupa pola, password atau sandi)
  • Penyimpanan internal perangkat penuh
  • Penggunaan RAM dan CPU yang terlalu tinggi
  • File system pada ponsel hilang dan corrupt
  • Blank screen, black screen, white screen, atau masalah yang terjadi pada LCD lainnya
  • Perangkat mengalami stuck logo atau dikenal dengan istilah bootloop
  • Perangkat tiba-tiba mati sendiri
  • Performa ponsel menurun dan menjadi lemot
  • Ponsel terus memunculkan notifikasi “Aplikasi telah berhenti”

Masalah yang dapat diatasi dengan firmware memang sangat banyak. Akan tetapi, dalam melakukan install ulang firmware Anda harus berhati-hati. Jika sampai salah langkah, ponsel Anda bisa saja malah bertambah kerusakannya seperti hardbrick atau bootloop.

Selain itu, terdapat pula beberapa faktor yang perlu diperhatikan agar prosedur pemasangannya sesuai dan benar. Berikut beberapa faktor yang harus diperhatikan:

  • Kabel data terbaik (bawaan dari ponsel)
  • Laptop atau komputer yang normal dan performa baik
  • Daya perangkat dalam keadaan penuh minimal 50%
  • Periksa kesamaan firmware yang akan didownload dengan chipset dan model perangkat
  • Mencadangkan (backup) seluruh data yang tersimpan pada perangkat
  • Menyiapkan alat-alat tambahan sebagai pendukung seperti USB Driver dan Software SP Flashtool

Penutup

Demikian cara flash Lenovo A1000 menggunakan Research Download Tool dan SPD Upgrade Tool. Perhatikan betul apa saja yang perlu dipersiapkan dan bagaimana langkah-langkahnya. Jangan sampai Anda melakukan kesalahan karena bisa membuat ponsel makin rusak.